Begini Kata Direktur Utama Telkomsel Mengenai Kronologi Hacker Yang Meretas Situs Telkomsel

0
11
forandaa.com

Terkait Insiden peretasan situs Telkomsel pada hari ini oleh hacker, membuat jajaran direksi Telkomsel angkat bicara. Seperti diketahui, situs Telkomsel diretas oleh hacker yang diduga karena kesal tarif internet mahal.

HACKER kesal tarif TELKOMSEL mahal

Acara yang berlangsung di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Jumat (28/4/2017), dipimpin eksklusif oleh Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah.

“Jam lima pagi website kita diretas terus sekitar jam 05.30 sudah serentak beredar di media sosial,” ujar Ririek.

“Menyadari hal itu, kami melaksanakan langkah-langkah untuk memperbaiki dan mengamankan website. Lalu, website kami berangsur normal kembali jam tiga sore tadi. Walau lambat, tapi sudah beroperasi normal kembali,” ungkapnya.

Disampaikan Ririek, Telkomsel mencoba berguru dari pengalaman peretasan situsnya pada hari ini. Agar di lalu hari tidak terulang kembali insiden serupa.

“Kita lakukan langkah-langkah dengan fokus recovery situs, sehingga hal ini tidak terulang lagi. Kami senantiansa memperlihatkan layanan terbaik yang tersebar tak hanya di kota-kota besar di Pulau Jawa, tapi di seluruh tempat Indonesia,” tuturnya.

Saat ini, situs Telkomsel memang sudah pulih. Sedangkan pihak hacker yang melaksanakan serangan belum diketahui identitasnya.

Data Pelanggan TELKOMSEL Dijamin Aman

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah, menegaskan bahwa peretasan situsnya tak ada hubungannya dengan data pelanggannya yang mencapai 169 juta di seluruh Indonesia.

“Situs yang diretas ini stand alone (terpisah). Situs yang diretas ini terpisah dengan server yang menyimpan data pelanggan. Ini semata-mata hanya server yang memperlihatkan informasi di dalamnya tidak ada database pelanggan,” kata Ririek dengan tegas di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Ririek mengungkapkan pemberitaan media yang menyatakan bahwa peretasan situs Telkomsel ini berisiko terhadap bobolnya data pelanggan anak perusahaan BUMN ini.

“Di situs ini tidak ada transaksi di dalamnya maupun data base pelanggan kami. Data-data itu ada di tempat yang lebih kondusif lagi,” ungkapnya.

Ririek menceritakan bahwa situa yang diretas oleh hacker ini sejatinya bab terakhir yang akan dipindahkan oleh Telkomsel ke server yang gres dan lebih aman. Namun, kata Ririek, sebelum dipindahkan sudah lebih dulu diretas.

“Kami memiliki beberapa server dan yang diretas ini yaitu yang terakhir untuk kami migrasikan. Nanti kita migrasikan ke server yang lebih kondusif lagi,” imbuh dia.

Maka dari itu, bos Telkomsel ini ketika ini lebih fokus untuk melaksanakan mitigasi pemulihan situsnya. Sehingga insiden serupa takkan terulang lagi di lalu hari.

“Kami lakukan langkah-langkah dengan fokus recovery situs, sehingga hal ini tidak terulang lagi. Kami senantiansa memperlihatkan layanan terbaik yang tersebar tak hanya di kota-kota besar di Pulau Jawa, tapi di seluruh tempat Indonesia,” tuturnya.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here